
Oleh: Yulius Widi Nugroho
Customized Product atau produk kustom sedang banyak dikembangkan oleh para produsen. Produk dirancang dan disesuaikan untuk promosi merek yang dipersonalisasi dengan maksud produk tersebut menjadi spesial saat dibeli atau dijadikan sebagai souvenir karena bersifat personal atau tidak sama dengan yang lain secara tampilan luarnya. Produk tersebut dirancang berbeda pada tampilan visualnya seperti teks, foto, atau teknik pencetakan grafis lainnya.
Keunikan suatu barang tidak bisa dimiliki oleh produk masal, misalnya pada produk pakaian, seseorang seringkali kesal dan malu jika tanpa sengaja memakai pakaian yang sama dengan orang lain pada suatu acara. Produk masal berasal dari sebuah desain yang diproduksi dengan kuantitas yang banyak dan diulangi terus-menerus. Jika seseorang suka hal yang unik maka sebaiknya untuk membuat barang kustom. Ada beberapa alasan mengapa produk kustom lebih baik dari produk biasa/produk masal.
Alasan utama adalah produk akan lebih personal apalagi jika itu adalah sebuah hadiah spesial. Sisi personal pada barang tersebut harus ditekankan, agar orang yang mendapatkan hadiah menjadi merasa spesial. Personalisasi memang terkait dengan emosional seseorang. Misalnya sebuah produk coklat, kemasannya bisa disesuaikan dengan hal-hal yang disukai oleh orang yang akan diberi hadiah. Kemasan bisa dibuat spesial bergambar tokoh idolanya sehingga produk coklat tadi menjadi lebih spesial dan berkesan.
Desain untuk produk yang diproduksi masal akan dicetak berulang-ulang membuat produk tersebut nilainya menjadi berkurang. Semua orang bisa menemukan produk masal tersebut dengan mudah dan bisa membeli produk itu dengan harga yang murah. Berbeda jika membuat produk kustom, tidak ada patokan untuk produk sejenis karena biasanya produk tersebut inovatif.
Alasan lainnya adalah produk menjadi lebih berkualitas, maksudnya produk kustom dapat disesuaikan kualitasnya sesuai kebutuhan dan kemampuan, sedangkan produk masal kualitasnya ditentukan oleh perusahaan yang menjualnya. Dengan tampilan yang berbeda dengan kebanyakan tentu bisa meningkatkan persepsi kualitas dari produk tersebut, walaupun hanya berbeda kemasannya saja. Kualitas ini berhubungan dengan kepedulian dengan kemampuan mengakomodasi kebutuhan yang spesifik dari konsumen.
Kemasan Digital
Sebelum membahas lebih jauh tentang istilah Kemasan Digital, perlu diketahui bahwa kemasan digital merupakan kemasan yang dibuat menggunakan teknologi digital, perangkat lunak tiga dimensi, elektronik tercetak, dan protokol manufaktur yang dikontrol secara digital. Kemasan yang menampilkan teknologi terhubung termasuk kode QR, augmented reality, pemindai ponsel cerdas, dan sebagainya. Kemasan digital merupakan dinamika teknologi yang penting dalam ranah pemasaran produk secara digital.
Namun pada pembahasan ini fokus ke hal-hal yang tercetak saja, pencetakan digital memungkinkan produk-produk dari semua ukuran bisa ditampilkan ke pasar lebih cepat, dan memesan jumlah rendah hingga sedang sesuai permintaan dengan gambar yang berkualitas. Sehingga bisnis UKM dapat meluncurkan produk dengan kemasan profesional yang kualitasnya sama seperti produk masal yang lebih besar. Pengusaha memiliki banyak pilihan untuk mengemas produknya agar menjadi produk yang menarik mata konsumen. Sekarang ini ada banyak pilihan kemasan yang bisa digunakan, diantaranya menggunakan jenis cetak kemasan digital dengan berbagai jenis media cetak.
Kemasan Digital Full Color untuk media plastik bisa diproses dengan berbagai cara. Tetapi teknologi digital memungkinkan mendapatkan kemasan plastik yang dicetak full color di hampir seluruh pelaku bisnis cetak digital. Jenis kemasan plastik full color adalah jenis kemasan yang berbahan baku plastik tertentu yang dicetak dengan mesin dan sistem digital. Kemasan yang dicetak dengan menggunakan mesin dan sistem digital akan lebih cepat prosesnya dari pada secara manual.
Penggunaan mesin digital juga sangat praktis dan mendukung para pelaku bisnis di berbagai skala yang membutuhkan kemasan produk. Variasi warna yang bisa digunakan juga sangat beragam. Kemasan digital full color sebagai kemasan yang sangat direkomendasikan dan digemari oleh produsen semua jenis produk. Hal itu ada beberapa alasan. Alasan pertama kemasan dapat dicetak pada semua permukaan, bahkan bisa menambahkan informasi seputar produk, seperti komposisi nutrisi, cara penyajian, gramatur, dan waktu kadaluarsanya. Biaya cetak kemasan juga tidak akan mempengaruhi apabila Anda menggunakan konsep window pouch. Beragamnya informasi yang Anda masukkan sampai desain kemasan dengan variasi beberapa warna tidak mempengaruhi harga dari kemasan digital.
Model Kemasan Window Pouch, yaitu kemasan yang mempunyai bagian transparan yang banyak, dan kadang bagian tersebut sangat penting keberadaannya untuk menunjukkan secara langsung bentuk dan visual dari produk. Dengan menggunakan konsep kemasan digital hal tersebut bisa didapatkan dengan menggunakan kemasan standing window pouch.
Kemasan Makanan Paper Craft – Standing Pouch, Window, Zipper. (Sumber: bukalapak.com)
Kemasan ini adalah salah satu yang direkomendasikan pada berbagai produk makanan karena aman, mudah dicetak, dan meningkatkan rasa kepercayaan konsumen terhadap produknya.
Kebutuhan akan Kemasan Custom
Perkembangan era industri 4.0 menghadapi kebiasaan baru, yaitu produsen pengemasan diharapkan mampu menciptakan inovasi sehingga memenuhi kebutuhan dan mengikuti tren masa kini. Berdasarkan data Indonesia Packaging Federation pada tahun 2020, kinerja industri kemasan di tanah air diproyeksikan tumbuh pada kisaran 6 persen tahun berikutnya, dan ditinjau dari materialnya, kemasan yang beredar sebesar 44% dalam bentuk kemasan flexible, 14% kemasan rigid plastic, dan 28% kemasan paperboard. Sementara itu, AT Kerney (2019) dalam hasil risetnya di Asia, pertumbuhan penjualan retail online di Asia yang mencapai rata-rata 19% per tahun, dan lebih mementingkan kekuatan dan daya tahan kemasan, menggeser tren kemasan yang awalnya lebih mementingkan penampilan.
Saat ini, teknologi pengemasan sangat berkembang dengan cepat, terus berinovasi mengembangkan kemasan dan mencari solusi untuk masalah-masalah pangan yang sangat rentan risiko, seperti untuk pangan basah. Strategi digunakan untuk meningkatkan daya saing sektor industri kecil menengah (IKM) terkait kemasan, antara lain memilih kemasan yang sesuai dengan segmentasi pasar yang menarik berbasis desain kreatif dan inovatif, memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh otoritas yang diakui secara luas.
Kemasan untuk produk custom terus dikembangkan dan memiliki keunggulan, yaitu kemasan bisa dibuat unik dapat menarik minat pembeli. Selain itu kemasan produk yang unik dapat meningkatkan nilai jual dari produk tersebut. Kemasan custom biasanya menggunakan bahan kertas seperti art carton, ivory, duplex, kraft, hingga fancy paper. Produksi kemasan menggunakan teknik print digital menghasilkan kemasan custom yang awet dan berkualitas.
Sumber: guestpostgeek.com
Custom packaging untuk produk food and beverages semakin diperkuat dengan pilihan konsumen, karena secara langsung menyangkut daya tarik, kenyamanan, informasi dan branding. Industri makanan dan industri packaging sering kali berkolaborasi dalam hal ini. Kemasan custom banyak digunakan di untuk pengiriman barang-barang, sehingga kemasan yang stylish merupakan strategi marketing yang sangat baik untuk representasi brand yang dimiliki. Mengemas produk dengan cara yang tepat dan efektif yang juga harus sangat rapi, baik untuk kemasan barang hingga makanan. Seiring berkembangnya teknologi banyak produsen makanan, pengecer, dan pemasok kemasan custom bekerja lebih baik dari sebelumnya untuk berinovasi, hingga menghasilkan produk kemasan yang bergaya modern.
Kemasan selama Pandemi
Selama masa pandemi lalu, banyak orang membuka usaha untuk menambah pendapatan di tengah masa sulit. Fenomena tersebut membuat para pelaku usaha kemasan mengalami kenaikan permintaan, karena orang memilih berbelanja secara online. Peningkatan pemesanan kemasan tersebut diketahui mencapai 10 sampai 15 persen dibandingkan sebelum pandemi. Menurut Arief Santoso (PT Prima Rotokemindo), para pelaku usaha sudah menyadari bahwa kemasan menjadi hal yang sangat penting terutama saat pandemi dan orang lebih mementingkan kehigienisan makanan.
Hal-hal penting yang perlu dicatat para pelaku usaha saat membuat kemasan, pertama adalah berorientasi pada kenyamanan dan kebersihan. Misalnya kemasan makanan lewat ojek online rata-rata penjual menerapkan pemberian plastik tambahan dan segel kepada pembeli. Cara seperti ini menjadi kebiasaan baru dalam membungkus makanan, tidak lagi membungkus ala kadarnya. Kemasan yang seperti ini tentu membuat pembeli merasa lebih aman ketika menerima makanan.
Hal kedua adalah tentang kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sehingga membuat pelaku usaha menggunakan kemasan yang bisa digunakan kembali. Biasanya jenis kemasan ini cukup murah sehingga tidak perlu dikembalikan, selain itu juga dapat digunakan berkali-kali untuk keperluan yang sama atau bisa digunakan untuk wadah lain.
Kemasan yang bisa didaur ulang juga menjadi hal penting, selain bisa digunakan kembali, banyak dari jenis bahan kemasan dapat didaur ulang menjadi komoditas lain. Karena plastik adalah salah satu bahan yang sangat bisa/mudah di daur ulang. Misalnya plastik yang dikenal ‘merusak lingkungan’ sebenarnya memungkinkan untuk memiliki siklus pemakaian yang panjang jika diiringi dengan berkembangnya industri daur ulang sampah plastik.
Konsep Paperless juga menjadi isyu yang tak kalah penting saat semua dilakukan secara digital, keadaan dan teknologi mengubah pola sikap kehidupan masyaraka, termasuk kepedulian terhadap bahan kemasan kertas. Kertas sudah menjadi hal yang multi fungsional dengan berbagai penggunaan di kehidupan sehari-hari. Kertas memang mempunyai peran penting dalam memenuhi kehidupan masyarakat dunia, namun sepertinya keberadaan kertas pun semakin tergusur dengan era digital yang menjadikan segalanya menjadi serba paperless.
Kemasan Eco Friendly
Fenomena paperless yang ada menimbulkan dampak yang cukup berpengaruh di dunia kemasan produk. Sementara ini masih banyak para pebisnis yang masih menggunakan plastik sebagai pembungkus. Ada isyu yang santer akhir-akhir ini adalah beralih ke kemasan yang eco friendly untuk lingkungan yang lebih baik. Banyak nilai lebih yang didapatkan oleh masyarakat maupun pebisnis ketika menggunakan kemasan eco friendly. Karena penggunaan kemasan eco friendly menjadi bentuk kepedulian pebisnis sekaligus mengajak konsumen untuk berkontribusi ikut melindungi iklim dan lingkungan yang semakin rusak akibat polusi, dalam hal ini polusi sampah kemasan produk.
Kemasan ramah lingkungan atau merupakan kemasan yang dibuat menggunakan bahan-bahan yang mudah terurai tanah, bisa didaur ulang, dan tidak berbahaya bagi lingkungan serta manusia. Kemasan ramah lingkungan tidak hanya digunakan untuk menjaga lingkungan, tapi juga sebagai tren baru di kalangan penjual. Misalnya konsep kemasan ramah lingkungan yang bernuansa natural sedang tren dan tampak terlihat menarik serta estetik. Sebagai bentuk kepedulian, kini banyak pelaku industri makanan, minuman, fashion, dan lainnya ikut menggunakan kemasan dari bahan yang ramah lingkungan.
Bahan kemasan Biodegrable merupakan jenis kemasan yang dapat larut dengan air hangat dan dapat terurai dengan cepat. Jenis kemasan ini dapat digunakan untuk komoditi pangan dan non pangan, dengan keunggulan organik, aman, dan tidak memiliki resiko lingkungan. Ada bahan Bio Bag, jenis kemasan dari sejenis plastik yang dapat diproduksi dari bahan alami terbarukan dari sari pati jagung atau turunan minyak nabati melalui fermentasi secara kimia. Keunggulan kemasan ini mudah terurai karena tidak menggunakan bahan dasar plastik.
Kemasan ramah lingkungan umumnya berbahan dasar dari bahan alami organik dan bebas dari zat berbahaya. Sehingga kemasan-kemasan tersebut dapat digunakan untuk komoditi pangan, food grade, dan dapat isi makan panas, dingin, cair dan aman untuk dimasukkan microwave. Kemasan alami tersebut tentunya bisa dicetak seperti halnya kertas atau plastik, sehingga kemasan masih bisa dirancang visualnya secara maksimal.
Keistimewaan Kemasan Custom
Kemasan Custom bersifat premium karena memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan kemasan biasa. Biasanya terlihat cukup mencolok pada pemilihan bahan yang digunakan. Misalnya kemasan kardus, kemasan berkualitas premium biasanya lebih tebal dan lebih baik. Apalagi desainnya dibuat khusus dan berbeda dari kemasan reguler, contohnya terdapat ucapan terima kasih kepada konsumen atau penjelasan tentang produk, bisa juga mencantumkan ucapan untuk momen-momen spesial yang susah dilakukan dengan kemasan non-custom.
Kemasan Custom bisa menjadi cerminan Brand dari penggunaan kemasan custom. Karena kemasan adalah hal pertama yang dilihat oleh konsumen sebelum mereka membuka produk dan menggunakannya. Sehingga kemasan custom yang baik memberikan kesan yang baik atau first impression bagi brand. Selain itu kemasan yang menarik serta memiliki nilai fungsi yang optimal, maka brand pun akan dianggap baik oleh konsumen. Mereka merasa lebih dihargai dengan adanya kemasan yang menarik untuk melindungi produk agar tidak rusak.
Kemasan Custom memberikan kesan setingkat lebih tinggi dari kompetitor, karena dianggap mempunyai strategi dengan memperhatikan eksklusivitas produk pada pelanggan. Sehingga bisnis akan menjadi lebih baik, dan brand pun bisa menjadi setingkat lebih tinggi dibandingkan kompetitor. Berinovasi tidak selalu pada produk saja, tapi juga pada kemasan yang dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Cetak Kemasan dengan Digital Printing
Ada banyak kelebihan yang bisa didapatkan dari digital printing terkait dengan kemasan, terutama bagi pemilik usaha yang sering menggunakan jasa printing. Keuntungan yang di dapat yang paling utama adalah biaya lebih ringan dibandingkan dengan teknik cetak mesin offset. Tentunya jika kemasan dibuat berbeda-beda secara custom, maka mesin cetak digital membutuhkan biaya yang lebih ringan. Kemudian tidak membutuhkan waktu lama saat mencetaknya. Karena pada mesin offset masih menggunakan pelat yang pembuatannya cukup lama dan yang tidak bisa mengakomodasi desain yang beragam. Beda dengan proses Digital Printing tidak membutuhkan pelat sehingga proses mencetaknya lebih cepat.
Selain itu, untuk mengoperasikan mesin offset dibutuhkan kemampuan tertentu. Misalnya untuk mengatur warna dan operasional mesin. Mesin cetak digital juga perlu dipelajari cara penggunaannya, tapi jauh lebih mudah, tidak mengatur warna secara manual karena sudah ada software yang mudah digunakan. Dengan spesifikasi tersebut cetak digital bisa pesan kustom agar produk bisa menonjol di tengah persaingan bisnis. Kelebihan digital printing yang utama adalah lebih mudah untuk cetak desain kustom. Sehingga jika mendesain sendiri bisa leluasa menggunakan desain sesuai selera atau bisa desain dari orang lain jasa desain.
Digital Printing tidak mengenal minimal cetak, bahkan cetak satu eksemplar pun bisa. Tentunya disesuaikan skala bisnis tiap pemilik usaha yang berbeda-beda. Misalnya pemilik katering besar akan butuh kemasan makanan dalam jumlah banyak per harinya, tapi pemilik counter makanan berskala kecil tiap harinya hanya butuh kemasan makanan sedikit. Itulah kelebihan digital printing, mesinnya tidak punya jumlah cetak minimal, sehingga otomatis tidak ada pesanan minimal.
Selain itu kualitas cetak bisa diandalkan, semua produsen mesin digital printing masih terus mengembangkan kualitas mesin dan hasil cetakannya. Hasil cetakan mesin cetak digital saat ini semakin baik, jernih, dan tajam. Keuntungan lainnya adalah kualitas cetakan mesin digital printing itu konsisten dan stabil. Jika sebelumnya pada mesin offset hasilnya bisa berbeda antara cetakan pertama dan kedua, maka hal ini tak perlu diragukan pada mesin cetak digital.
Ada waktu dan kesempatan untuk mengoreksi, karena jika harus mencetak dalam waktu singkat, terkadang ada kesalahan desain, misalnya ada typo atau kesalahan warna. Dengan mesin cetak digital, bisa cek dulu satu kali, lalu dicek terlebih dahulu. Apakah sudah sesuai yang diinginkan, atau ada kesalahan pada desain tersebut. Jika ternyata ada kesalahan, desainnya bisa diperbaiki lagi. Setelah dicek ulang, baru cetak disesuaikan jumlah yang diinginkan. Berbeda dengan teknik cetak konvensional, peluang untuk mengoreksi kesalahan lebih kecil karena biaya pada proses pra produksi dan produksi lumayan besar.
(Dari Berbagai Sumber)
@Print Media edition 109








