
Dalam ajang Drupa 2024 yang berlangsung pada 28 Mei hingga 7 Juni mendatang, Heidelberg akan memperkenalkan hadirnya mesin baru yang telah dilengkapi berbagai teknologi terbaru melalui Speedmaster XL 106. Mesin cetak baru ini memiliki kecepatan produksi yang diklaim mampu memproduksi hingga 21.000 lembar per jam.
Sebagai alternatif pencetakan offset, Heidelberg juga menghadirkan Boardmaster baru yang dikombinasikan dengan Intellimatch, satu terobosan nyata untuk pencetakan kemasan bervolume tinggi. Printer ini juga terintegrasi dengan Prinect. Push to Stop end-to-end pada Speedmaster XL 106 baru akan menjadi standar baru dalam offset. Dilengkapi dengan robot kolaboratif pascacetak dengan StackStar C, produksi menjadi lebih efisien dan ekonomis dari sebelumnya. Dengan Speedmaster XL 106, produktivitas akan meningkat 20 persen lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Heidelberg akan menampilkan beragam inovasi, dengan tagline “Unfold Your Potential”, Heidelberg mencoba menanggapi tiga tantangan besar disektor percetakaan saat ini yaitu tekanan biaya yang terus meningkat, kurangnya SDM terampil dan sustainability.
“Heidelberg telah menjadi pionir industri dalam digitalisasi pencetakan selama 20 tahun. Tujuan utama kami adalah mengoptimalkan seluruh rantai nilai pelanggan kami,” kata CEO Heidelberg Dr. Ludwin Monz. “Untuk mencapai tujuan ini, kami hampir sepenuhnya mendigitalkan dan mengintegrasikan proses percetakan, dan solusi kami di Drupa menawarkan efisiensi maksimum kepada pelanggan percetakan komersial dan kemasan dalam produksi percetakan industri,” katanya.
Untuk menghadapi permasalahan kurangnya tenaga kerja dan pekerja terampil, Heidelberg menawarkan solusi kepada pelanggan untuk mengotomatisasi produk dan proses, termasuk pelatihan bagi printshop. Speedmaster XL 106 generasi baru juga mendukung produksi cluster, dimana satu operator mengendalikan seluruh tempat parkir mesin. Di masa depan, Heidelberg akan memungkinkan pencetakan otonom untuk aplikasi standar dalam pencetakan kemasan. Perusahaan juga akan membantu operator dengan pekerjaan pencetakan yang lebih kompleks dengan menyediakan panduan pengguna.
Keberlanjutan dalam produksi cetak menjadi salah satu tren terbesar di seluruh dunia saat ini dan, pada saat yang sama, merupakan tantangan besar bagi sektor ini. Printshop modern mencoba mendukung keberkelanjutan dengan mengurangi konsumsi energi dan sumber daya. Namun, produk cetak juga mengalami perubahan, beralih dari plastik ke lebih banyak kertas. Heidelberg menawarkan solusi pencetakan berkelanjutan, membantu pelanggannya menghemat energi dan bahan mentah. Jika Anda membandingkan Speedmaster dari tahun 1990 dengan versi saat ini, konsumsi energi per 1.000 lembar telah berkurang hingga 40 persen. Pada Drupa tahun ini, Heidelberg menghadirkan mesin generasi terbarunya yang memiliki kecepatan maksimal hingga 21.000 lembar per jam. Peningkatan kecepatan produksi ini akan membantu pelanggan menurunkan konsumsi energi per lembarnya. Terlebih lagi, penggunaan kecerdasan buatan juga akan menghemat kertas dengan mengurangi jumlah limbah kertas.
Digitalisasi dalam industri percetakan memungkinkan integrasi proses produksi secara end-to-end – mulai dari penerimaan pesanan pelanggan secara digital, penyiapan data, perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan pencetakan, serta penyampaian produk pencetakan ke pasca cetak. Dengan portal pelanggan barunya, perusahaan membawa digitalisasi ke tingkat berikutnya dan memperluas manajemen pers, termasuk aspek-aspek seperti pemanfaatan kapasitas, pemeliharaan, dan pemeliharaan.
Bams
INFO : info.indoprintmedia@gmail.com
Mobile : +62 811 808 282






