
Indonesia Print Media, Labelexpo Asia 2025 membuka pendaftaran untuk acara terbesar di kawasan ini bagi industri percetakan label dan kemasan. Bertempat di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), pameran ini diperkirakan akan menarik lebih dari 450 peserta pameran yang memamerkan teknologi paling inovatif di industri ini di atas lahan seluas lebih dari 40.000 meter persegi, meningkat 20 persen dari penyelenggaraan sebelumnya pada tahun 2023.
Labelexpo Asia 2025 merupakan platform industri yang paling relevan karena kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi konsumen label terbesar secara global, menyumbang sekitar 45 persen dari total pasar, sementara Tiongkok, yang menyumbang 58 persen dari konsumsi label di Asia, menjadi kawasan terdepan dalam industri ini.
Tren teknologi di lantai pameran
Sebagai pusat tren industri terdepan dalam inovasi, pameran ini akan menampilkan beragam teknologi cetak digital dan fleksografi, dengan peserta pameran seperti Weigang, Pulisi, Flora, dan GIP-Spande yang meluncurkan solusi hibrida digital-fleksografi, misalnya.
Meningkatnya interkoneksi antara pencetakan label dan ekspansi ke kemasan fleksibel juga merupakan tren teknologi utama yang ditampilkan di lantai pameran. Spande, misalnya, telah memperkenalkan lini pencetakan seri AC dengan lebar web 700–800 mm, sementara Weigang, Zonten, dan Wanjie memamerkan mesin yang lebih lebar dan mempromosikan penerapan teknologi pencetakan label pada kemasan fleksibel.
Kevin Liu, Direktur Grup Tiongkok, Labels Group, mengatakan: “Kami sangat senang membuka pendaftaran untuk Labelexpo Asia 2025, yang akan menjadi pameran terbesar dan paling inovatif kami sejauh ini untuk industri pencetakan label dan kemasan. Pameran tahun ini mencerminkan evolusi dinamis yang kami saksikan di industri ini dan berlangsung di kawasan dengan tingkat pertumbuhan tertinggi di dunia untuk semua jenis kemasan cetak.”

Menghubungkan dan merayakan industri
Labelexpo Asia 2025 akan terus menghadirkan program yang dirancang untuk mendorong koneksi, edukasi, dan bisnis. Beberapa fitur utama meliputi kelas master tentang material dan pencetakan digital, serta kelas Master Pengodean RAIN dan ruang khusus seperti Smart Zone dan jejak RFID.
Dengan membangun koneksi yang bermakna, acara ini akan menjadi platform bagi forum yang bekerja sama dengan CBE (China Beauty Expo) dan Forum Label 2025 bersama Komite Profesional Percetakan dan Pelabelan Kemasan dari Federasi Kemasan Tiongkok. Akan ada juga kesempatan lebih lanjut untuk menambah pengetahuan industri di acara-acara mitra seperti Seminar Label & Release Liner AWA Alexander Watson Associates China 2025.
Acara ini juga akan terus merayakan industri dengan memberikan penghargaan terbaiknya di Label Industry China Awards.
Jade Grace, Managing Director, Labelexpo Global Series, mengatakan: “Labelexpo Asia 2025 berada di posisi istimewa di pusat inovasi pasar label global, dengan Asia-Pasifik mengonsumsi 45 persen label dunia dan Tiongkok mendorong 58 persen permintaan regional. Selama 22 tahun sejarahnya, acara ini telah berkembang sebagai platform industri terkemuka untuk memamerkan inovasi dan teknologi terkini dan telah menjadi platform penting di mana pasar penting ini terhubung, belajar, dan maju bersama.”
Labelexpo Asia 2025 berlangsung di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC) pada 2-5 Desember. Informasi lebih lanjut mengenai fitur dan kemitraan tersedia di situs web acara. Untuk mempelajari lebih lanjut dan mendaftar, kunjungi situs web Labelexpo Asia 2025. Pendaftaran, yang terbuka untuk komunitas percetakan label dan kemasan, gratis.
……………………………………
INDONESIA PRINT MEDIA
E : info.indoprintmedia@gmail.com
M : +62 811 808 282








