
Sublimasi merupakan satu proses cetak yang cukup mudah dan dapat diaplikasikan pada banyak media. Cetak sublimasi bisa diaplikasikan pada kain, logam, keramik dan beberapa media lainnya. Dalam bahasa sederhana, percetakan sublimasi adalah satu proses cetak digital dengan bantuan tekanan panas untuk memindahkan tinta ke bahan yang berbeda.
Secara runutan proses, bahwa desain dicetak keatas satu kertas khusus menggunakan tinta sublimasi, kemudian kertas tersebut diletakkan keatas media yang akan diaplikasikan untuk kemudian dipanaskan menggunakan mesin press. Sangat mudah, panas akan mengubah tinta menjadi gas dan kemudian akan menyerap pada bahan/media. Tinta sublimasi yang bersifat waterbased sangat sensitif terhadap suhu panas, itulah kenapa tinta akan berubah bentuk menjadi gas jika berada dalam suhu yang tinggi.
Ada beberapa kelebihan proses cetak menggunakan teknik sublimasi ini, antara lain daya tahan hasil cetak, karena tinta sublimasi menyerap pada serat kain, tidak hanya dipermukaan saja sehingga hasil cetak akan lebih tahan lama. Kelebihan lainnya adalah ketajaman warna, karena dengan sublimasi anda dapat mencetak warna-warna gradasi tanpa ada pembatasan warna.
Kebutuhan akan kecepatan produksi yang tinggi menuntut adanya teknologi baru yang dapat memenuhi kapasitas produksi. Dalam beberapa pameran printing yang digelar pada beberapa bulan terakhir, fenomena bisnis sublimasi terlihat semakin tinggi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya vendor mesin yang memamerkan mesin-mesin sublimasi terbarunya. Dan yang menarik adalah mesin-mesin sublimasi yang dibawa adalah mesin-mesin berbadan besar yang menyasar segmen industrial.
Printer berbodi jumbo dengan kapasitas besar sudah kita kenal melalui printer sublim Atexco HS Printer 1800 X Plus yang sudah diperkenalkan oleh Printmate sejak beberapa waktu yang lalu, dengan kapasitas 200-300 m2 perjam, mempergunakan 4 buah Printhead Kyocera. Dalam perhelatan AllPrint 2023, PT. Amstex memperkenalkan WILTOPTEX WTA2408 yang mempergunakan 24 pcs Printhead Epson i3200 sehingga diklaim memiliki kapasitas diatas 300m2 per jam dan dapat menampung jumbo roll kertas sublim sampai 1 Ton. Tidak mau ketinggalan momen, PT. Laysander Teknologi menampilkan printer sublim Homer 1800R Pro yang mempergunakan 4 buah Printhead Kyocera, dapat menghasilkan kecepatan produksi sampai 300m2 perjamnya dan dapat menampung jumbo roll sampai 1 Ton. Tidak hanya itu, Gading Murni juga turut menghadirkan Signstar Sublimation Printer dengan kekuatan 16 printhead dengan kecepatan hingga 620 M2 perjam.
Dan dalam gelaran pameran Indonesia Apparel Production Expo di Bandung pada November lalu, PT. Ispas Nusa Printama menghadirkan satu printer sublim jumbo yakni Magna MTS 2116 dengan kekuatan 16 printhead. Tidak hanya tersedia dalam varian 16 printhead, Magna juga hadir dengan 20 printhead melalui Magna MTS 2120. Kemudian hadir pula AW-A1912 dari Aneka Warna turut meramaikan pasar mesin sublimasi dengan bodi jumbo. Printer AW-A1912 hadir dengan 12 printhead Epson I3200 yang diklaim mampu memberikan kecepatan cetak 530 M2 perjam. Demikian juga dengan Master Plotter, printer sublimasi Keundo SQ-2208E sukses dipamerkan. Dengan spesifikasi 8 printhead Epson I3200, printer ini juga menarik perhatian pengunjung pameran.
Tidak hanya berbadan besar, mesin-mesin ini juga menawarkan fitur-fitur yang menarik seperti printhead, kecepatan dan lain-lain. Berikut kami tampilkan spesifikasi dari beberapa printer sublimasi skala industrial
Menyambut gelaran pesta demokrasi turut memicu sentiment positif terhadap hadirnya printer-printer sublimasi berbodi besar ini. Dimana banyak kebutuhan untuk mencetak material promosi yang dapat diakomodir oleh printer sublimasi. Dimana keuntungan sublimasi adalah bisa mencetak secara kustom, dan tentunya dengan spesifikasi yang dijanjikan dapat memproduksi dalam jumlah banyak serta waktu yang cepat.
Selengkapnya terdapat pada majalah cetak & digital INDONESIA PRINT MEDIA edisi 116 Januari-Februari 2024.
Info : +62 811 808 282 (WhatsApp)








