
Istilah Ecoprint bagi praktisi dan Teman-teman Digital Printing, kita akan langsung membayangkan Printing dengan Eco solvent. Diluar penerawangan saya selama ini Ecoprint ternyata sudah eksis sejak awal tahun 2000.
Ecoprint merupakan Teknik cetak pewarnaan kain secara alami dengan proses yang cukup sederhana, dengan hasil dan motif yang unik dan otentik. Proses pewarnaan terjadi melalui kontak langsung dengan daun, bunga, batang dan bagian lain dari tanaman yang mengandung pigmen warna.
Proses Ecoprint ini dimulai dengan pembersihan kain dari lilin dan kotoran yang terkandung pada kain, melalui mencuci kain yang disebut Mordating, merendam kain dengan air tawas selama 1 hari setelah itu disiapkan pewarna alami dari rendaman dedaunan dalam larutan cuka, hal ini bertujuan untuk mengeluarkan zat warna pada dedaunan dengan maksimal. Bentangan kain yang sudah dibersihkan dilekatkan dengan dedaunan yang sudah direndam sebelumnya. Kemudian di gulung erat, dibungkus dengan plastic dan diikat dengan tali, dikukus selama 2-3 jam. Setelah selesai pengukusan, angkat, dan bentangkan Kain Kembali, lepaskan daun-daun secara perlahan dan terakhir jemur hingga kering.
Teknik ini secara umum pertama kali diperkenalkan oleh Indiana Flint pada tahun 2006, dengan cara daun-daunan ditempel pada kain sutera atau wool yang digulung dan kemudian di steam selama 2-3 jam, Teknik ini diminati oleh banyak orang hingga saat ini.
Motif yang dihasilkan menjadi sangat unik dan akan selalu berbeda dari satu kain ke kain lainnya walaupun menggunakan jenis daun dari tumbuhan yang sama, pengerjaan yang sangat manual, peletakkan dan tekanan pengikatan saat penggulungan tentunya juga berbeda.
Ciri khas tanaman yang dapat dipergunakan sebagai pewarna pada ecoprint :
- Tanaman beraroma tajam
- Tanaman yang dapat dengan mudah memberikan noda pada kain
- Warna air yang berubah setelah 10 menit direndam pada air panas
Contoh : Daun Jati, Eucalyptus, stroberi, jambu, pare, bougenvile, daun kelor dan sebagainya.
Kain yang dapat dipergunakan dengan baik untuk Ecoprint, terutama kain dari serat alami, seperti kapas (katun), linen, sutra dan wool.
Aplikasi kain sebagai mana umumnya hasil cetak kain, dapat dipergunakan untuk berbagai produk pakaian, scraft, serbet, tirai, celana, sprei, kerudung, payung, sepatu dan tas.
Ecoprint membantu kita pelaku Digital Printing untuk dapat …
Selengkapnya terdapat pada majalah cetak & elektronik INDONESIA PRINT MEDIA edisi 113 Juli-Agustus 2023.
Info : info.indoprintmedia@gmail.com
WhastApp +62 811 808 282









